LANGKAH AWAL HAUL DAN ROJABIYAH KE-50


 

Sarang, Rembang, evaluasi ke II atau sidang Triwulan ke 2 kembali digelar oleh Kepengurusan PP MUS pada Kamis Malam (11 Februari 2016). Berbeda dengan sidang sebelumnya, pada sidang kali ini seluruh ketua kamar turut diundang untuk menyampaikaan aspirasi mereka, meliputi kritikan, saran dan juga keluhan problem yang mereka alami.

 

Masih sama seperti kendala pada sidang sebelumnya, masalah “bangkong” santri masih mendominasi. Puncaknya KH. Said mengusulkan untuk mengunci seluruh kamar setelah diadakan pengobrakan, namun hal itu terhalang beberapa hal sehingga urung disetujui oleh peserta sidang.

 

Masalah Kebersihan pun sempat diangkat oleh KH. Ahdal Abdurrahim, ” kebersihan dipondok kita ini tergolong jauh dari kata “bersih”.” ungkap beliau. Terlebih lagi setelah adanya pembangunan kamar mandi berfasilitas biogas komunal. Beliau mengusulkan  untuk diadakan ro’an bersama seluruh santri sebulan sekali.

 

Selain itu, dalam sidang ke-2 ini pula diadakan pemilihan ketua Haul dan rojabiyyah KH Ahmad bin Syuaib ke-50. Berdasarkan rapat intern antara Ketua pondok, Ketua Maarif dan beberapa Masyayikh yang hadir, maka ditetapkanlah 3 kandidat ketua yaitu: 1. Ust. Nadifunnajah (Bangilan, Tuban)

  1. Ust. Iqna’ Badril Falah ( Temperak, Sarang)
  2. Ust. Fathul khoir (Rengel, Tuban).

 

Setelah melalui pemungutan suara yang berjumlah  78 suara, maka diperoleh:

– 39 suara untuk Ust. Nadhiffunnajah

– 28 suara untuk Ust. Iqna’ Badril Falah

– 9 Suara untuk Ust. Fathul Khoir.

 

maka dengan hasil tersebut ditetapkanlah,

Ust. Nadhifunnaja sebagai ketua I

Ust. Iqna’ Badril Falah sebagai Ketua II

Dan Ust. Fathul Khoir sebagai Ketua Musyawaroh.

 

Sedangkan sebagai tambahan, saat itu juga ditetapkan Ust. Dzal Arif (Bermi Pati) sebagai Sekretaris I

Ust. Badrus Sholeh (Kingking Tuban) sebagai Bendahara

Bapak Noor Khamim (Pamotan, Rembang) sebagai ketua lomba. (ian)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *