Maulidiyah dan Khotmil Qur’an PPP MUS LQ


Alhamdulillah, Meski diliputi oleh mendung serta deraian hujan, acara Maulidiyah dan Khotmil Quran Pondok Pesantren Putri Ma’hadul ‘Ulum Asy-Syar’iyyah 2 Lihamalatil Qur’an (MUS 2 LQ) Siang tadi, Ahad (12 Robiul Awal 1438 H) berjalan dengan tanpa kendala yang berarti. Acara dimulai dengan prosesi Khotmil Qur’an yang kali ini
khidmat dilaksanakan oleh yang berbahagia 17 khotimat qur’an bil-hifdzi dan 24 khotimat qur’an bin-nadzori. Dilanjutkan dengan penyerahan syahadah kepada 41 khotimat oleh pengasuh PP MUS 2 LQ, Bu Nyai Hj. Sayyidah Azizah.

PP MUS 2 LQ atau yang terkenal dikalangan santri sarang dengan sebutan “Pondok Ijo” ini telah tumbuh pesat sejak pertama kali diresmikan pada tanggal 17 Jumadal Akhiroh 1433 H/ 09 Mei 2012 M. oleh KH. Misbahul Munir Al-Mubarok (Ayahanda Ny. Hj. Sayyidah Azizah) pengasuh PP. Al-Hidayat Krasak Demak. Bermula dari santri yang tak lebih dari 10 saat itu, kini berkembang mencapai 150 santriwati, angka ini merupakan kuota maksimal yang ditetapkan pengasuh karena keterbatasan tempat, dengan menerapkan sistem tunggu.Pesantren ini juga terbilang sulit dimasuki, tidak semua orang bisa nyantri dan menghafal al-Qur’an disini, tergantung dari kebijakan pengasuh sendiri.
Sementara itu, prosesi khotmil Quran yang dilaksanakan seperti siang tadi, pada mulanya dulu sejak awal pertama kalai dilaksanakan, diniati oleh Bu Nyai Hj. Sayyidah Azizah secara sederhana atau ala kadarnya. Namun hal tersebut diurungkan setelah mendapat saran dari Ny. Hj. Azizah Ma’shoem pengasuh PP Al-Hidayat Lasem, dan KH. R. Harir Muhammad pengasuh PP BUQ (Bustanu ‘Usyaqil Qur’an) Betengan Demak, Guru Ny. Hj. Sayyidah Azizah. Beliau berdua menyarankan agar prosesi khataman dilaksanakan sebagaimana pada umumnya supaya tercipta rasa semangat dari para santri. Akhirnya beliau tergugah untuk melaksanakan prosesi khataman sebagaimana pada umumnya hingga mencapai acara yang ke-4 ini.
Sesuai moment spesial yang bertepatan dengan hari Lahirnya Nabi Muhammad saw, acara khotmil Qur’an kali ini pun diisi dengan pembacaan Maulid Diba’i, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Qur’aniyyah dan baru menginjak Acara Sambutan-sambutan. Sebagai puncak Acara adalah Mauidhoh Khasanah yang disampaikan oleh Ibu Nyai Hj. Af’idah Imam dari Tuban. Beliau berpesan kepada seluruh khotimat untuk tidak segera mengentaskan masa belajarnya di pondok pesantren. Meski Hafalan sudah tercapai harus ada Khidmah yang juga musti digapai. Sementara hadir sebagai pemimpin Doa adalah Syarifah Uus yang sekaligus menjadi pamungkas seluruh rangkaian acara kali ini.

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *