Rangkaian perayaan tahun baru 1437 H ala Ma’had Tarbiyatul Athfal MUS


Tahun baru Hijriyah menjadi momen istimewa bagi kalangan muslim di Indonesia. Berbagai acara pun digelar untuk menyambut kehadirannya. Seperti Ma’had Tarbiyatul Athfal PP MUS yang mempunyai cara tersendiri untuk melepas tahun 1436 dan menyambut tahun 1437 H.

Selasa (13/10/2015), suasana menjelang subuh terasa berbeda di Pondok Pesantren Tarbiyyatul Athfal Ma’had Ulum Asy-Syar’iyyah (PP TA MUS). Keheningan pagi berganti dengan ramainya santri TA yang bersama-sama bersantap sahur. Ini adalah permulaan dari rangkaian dua puasa sunnah yang harus mereka lakukan untuk menyambut 1 Muharram 1437 H. “harus puasa 2 hari” ini langsung diinstruksikan oleh beliau KH. M. Ahdal Abdurrochim selaku pengasuh PP TA MUS usai jamaah sholat subuh kemarin (Ahad, 10/10/2015). Beliau ingin agar tahun baru tidak disambut dengan pesta kembang api atau hal yang tak berguna lainnya. Kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah swt, salah satunya adalah dengan
berpuasa. Alangkah baiknya jika menutup akhir tahun dengan ibadah, mengawalinya pula dengan ibadah.

Dari kepengurusan tentu harus sedikit merubah jadwal kegiatan dengan adanya sahur bersama ini. Belajar pagi ditiadakan Untuk mengganti jam istirahat anak-anak yang terkurangi. “kami melarang mereka tidur setelah sahur, dan setelah adzan kami segera melakukan jamaah subuh kemudian mewajibkan mereka tidur kembali”. Tutur Bapak Imam suyuthi, ketua pondok yang hanya dihuni oleh anak-anak berusia di bawah 15 tahun ini.

Dapur pun harus bekerja ekstra, bapak Khuzeini salah satu kru koki TA mengatakan bahwa ia tidak sempat tidur demi menyiapkan santapan sahur anak-anak. “meskipun tidak tidur, kami tetap bersemangat menyiapkan sahur bagi mereka”. Ia tersenyum dengan sedikit sisa keringat di dahinya.

Selain berpuasa wajib, seluruh warga TA juga diwajibkan mengikuti pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun bersama-sama di musholla. Sejak usia dini, mereka diajarkan agar terbiasa melakukan amalan-amalan sunnah seperti ini, dengan harapan akan terus tertanam di hati dan senantiasa mereka lakukan sampai mati.

Tahun baru, adalah moment yang tepat untuk ber-muhasabah, menghitung jumlah dosa yang telah kita lakukan dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Sekaligus juga bersyukur kepada Allah swt yang masih memberikan umur panjang hingga detik ini. Jangan sampai amal ibadah kita besok lebih buruk dari hari ini dan hari kemarin.  Selamat jalan tahun lama dan selamat datang tahun baru 1437 Hijriyyah. (ian)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *