RUMUSAN PERDANA MUSYAWAROH KUBRO 51


MUSYAWAROH mentah - Copyfoto 3

Mulai malam selasa, 6 Maret 2017, para tim Lajnah Bahtsul Ibarot (LBI) PP. MUS sudah mulai rumusan asilah dan mencari ibarot untuk Musyawarah Kubro ke 51 (MK 51). Rumusan dan pencarian ibarot ini akan terus berlangsung di perpustakaan pondok setiap malam selasa dan  malam jum’at sampai sekitar seminggu sebelum hari berlangsungnya musyawarah ( 5 April – 6 April).

Terdapat sebelas asilah yang telah resmi mendapatkan persetujuan dari Syaikhina M. Said Ar. Yang akan dibahas dalam MK 51 ini. Pada asilah MK 51 tahun ini, terdapat beberapa pertanyaan yang saat ini menjadi berita hangat dan problem di tengah masyarakat. Salah satunya adalah permasalahan “SERTIFIKASI KHOTIB”. Kebijakan yang dicanangkan oleh KEMENAG ini telah menimbulkan polemik di masyarakat. Ada yang setuju dan juga tak sedikit yang menolaknya dengan beberapa alasan masing-masing.

Juga pertanyaan tentang “YAYASAN PEDULI PESANTREN”. Sebenarnya permasalahan “YAYASAN PEDULI PESANTREN” ini jauh-jauh hari telah dikomentari oleh beberapa masyayikh Sarang  melalui pengajian rutin harian. Namun, karena masalah ini belum pernah dibahas dan tertulis secara resmi dalam bahtsul masail di Sarang, juga banyaknya pendapat yang saling berseberangan dari hasil bahtsul masail beberapa pondok di luar Sarang, maka permasalahan ini akan menjadi menarik dan penting untuk dibahas. Juga mengingat pendapat masyayikh Sarang termasuk menjadi kiblat bagi jutaan umat islam yang tersebar di bumi pertiwi ini.

Selain dua pertanyaan di atas, masih banyak lagi permasalahan-permasalahan yang sangat penting dan ditunggu jawabannya oleh khalayak umum. Seperti seputar nelayan, pidana TKI, dan lain-lain.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *