Sosialisasi Awal Pembangunan Biogas Komunal


Sarang (19/11), Kebutuhan energi terus meningkat sejalan dengan tumbuhkembangnya berbagai tekhnologi. Untuk itu dibutuhkan sumber energi alternatif pengganti minyak bumi dan gas alam yang ramah lingkungan, murah, mudah dan dapat diperbaharui. Salah satunya adalah Biogas, untuk lebih mengenal tentang energi ini, pada hari Kamis (19/11) di PP. MUS diadakan acara Sosialisasi Awal pembangunan Biogas Komunal pada Pesantren.

Sosialisasi ini adalah bentuk tindak lanjut dari bantuan pemerintah yang telah lebih dulu digunakan untuk pembangunan fasilitas pembuatan biogas bebrapa hari sebelumnya di PP. MUS tepatnya di arah barat daya Ma’had Tarbiyatul Athfal. Acara sosialisasi tersebut bertempat di halaman PP. MUS depan kantor harian yang diikuti sekitar 800 santri dan dihadiri pula oleh beberapa perwakilan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, juga perwakilan dari Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi serta perwakilan dari CV. DUTA SUKMA sebagai contractor & supplier.

Dalam sambutannya, KH. Said Abdurrochim selaku pengasuh pondok sangat mengapresiasi perhatian pemerintah ini. Menurut beliau, meski kita para warga pesantren tidak perlu belas kasihan karena terbiasa dengan keterbatasan, namun bantuan ini sangat tepat sasaran dan tepat guna. Setelah sambutan beliau, selama kurang lebih dua jam, secara bergantian, para pakar energi terbarukan itu memberikan penjelasan singkat mengenai apa itu biogas, apa saja manfaatnya, serta penjelasan alasan mereka memilih PP. MUS sebagai penerima bantuan ini. “Selama ini, kita seenaknya menghabiskan sumber energi bumi yang ada, tanpa tau akan menggunakan apa setelah sumber energi itu tak tersisa. Namun siapa yang menyangka, bahwa ternyata semua yang berada di sekitar kita memiliki sumber energi. Tergantung bagaimana kita mengolahnya sedemikian rupa agar tercipta energi terbarukan yang akan senantiasa terjaga kelestariannya.” Demikian salah satu penjelasan mereka.

Dalam sesi terakhir sosialisasi awal pengenalan tentang energi alternatif ini yang diisi dengan tanya jawab, tampak para santri begitu antusias dengan mengajukan beberapa pertanyaan seputar biogas. Setelah sesi tanya jawab selesai, acara ini ditutup dengan doa dari KH. Said Abdurrochim.[ian]

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *